Menjelang puncak peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2026, Panitia Pelaksana tingkat Kabupaten Simeulue memantapkan langkah melalui rapat finalisasi persiapan pada Selasa, 23 Desember 2025. Rapat yang digelar di ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Simeulue ini menjadi penentu arah pelaksanaan HAB agar tidak sekadar seremonial, tetapi sarat nilai amal dan kepedulian.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Panitia HAB ke-80, Sudirman, S.Pd.I., M.Pd, yang juga menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Simeulue. Kegiatan ini diikuti para Kepala Seksi, pengawas, kepala KUA, kepala madrasah, serta seluruh panitia HAB yang merupakan gabungan staf lintas unit kerja di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Simeulue. Jalannya rapat dipandu oleh Sekretaris Panitia, Redinan Chandra.
Dalam rapat finalisasi tersebut, panitia memantapkan seluruh rangkaian kegiatan HAB ke-80 yang sebagian telah berjalan dan akan terus berlanjut sesuai jadwal yang telah disepakati. Panitia menjadwalkan kegiatan donor darah pada 29 Desember, bakti sosial pada 30 Desember, serta upacara peringatan HAB ke-80 pada 3 Januari 2026, sepanjang tidak terdapat perubahan kebijakan maupun kondisi tertentu.
Pelaksanaan HAB ke-80 mengacu pada tema βUmat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Majuβ, yang menjadi landasan semangat kebersamaan dan kepedulian dalam setiap rangkaian kegiatan.
Lebih lanjut, Sudirman menegaskan bahwa peringatan HAB ke-80 tahun ini dirancang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Fokus kegiatan tidak semata bersifat seremonial, tetapi diarahkan pada penguatan nilai amal dan bakti yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
βPeringatan HAB tahun ini kita arahkan benar-benar pada kepedulian. Kita tidak bisa menutup mata terhadap kondisi saudara-saudara kita di wilayah Aceh yang terdampak musibah, termasuk di Simeulue yang juga mengalami gempa dan berdampak pada Masjid, Madrasah, dan KUA,β ujarnya.
Karena itu, sejumlah kegiatan HAB difokuskan pada aksi nyata kepedulian, seperti bakti sosial, santunan, serta dukungan terhadap sarana keagamaan dan pendidikan yang terdampak. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan menjadi wujud kehadiran Kementerian Agama di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai institusi pelayanan, tetapi juga sebagai penguat solidaritas sosial.
Melalui rapat finalisasi ini, panitia memastikan seluruh persiapan teknis, pembagian tugas, dan koordinasi lintas unit telah berada pada tahap akhir. Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama Kabupaten Simeulue diharapkan berlangsung khidmat, sederhana, namun sarat makna dan kepedulian bagi umat.

