Penyuluh KUA Simeulue Timur, Ust. Abu Sani Sampaikan Makna Ramadhan dan Thaharah di Majlis Ta’lim Raudhatul Hasanah

Penyuluh KUA Simeulue Timur, Ust. Abu Sani Sampaikan Makna Ramadhan dan Thaharah di Majlis Ta’lim Raudhatul Hasanah

Simeulue (Kemenag) — Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Simeulue Timur, Ust. Abu Sani, S.E., mengisi pengajian Majlis Ta’lim Raudhatul Hasanah yang berlangsung di Desa Kota Batu, Kecamatan Simeulue Timur, pada Jumat petang, 6 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi pengajian perdana Majlis Ta’lim Raudhatul Hasanah di tahun 2026.

Dalam tausiahnya, Ust. Abu Sani menyampaikan pentingnya memaknai bulan suci Ramadhan sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah dan memperbaiki diri. Ia mengajak jamaah untuk mempersiapkan diri sejak dini, tidak hanya dari sisi amalan, tetapi juga pemahaman dasar keagamaan yang benar.

Salah satu materi yang dibahas adalah thaharah (bersuci) sebagai fondasi utama sahnya ibadah. Menurutnya, kebersihan dan kesucian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan seorang Muslim, terutama dalam pelaksanaan ibadah sehari-hari seperti salat.

“Ibadah yang dilakukan harus diawali dengan kesucian. Oleh karena itu, pemahaman tentang thaharah, khususnya wudu, menjadi hal penting agar ibadah yang kita kerjakan sah dan bernilai,” ungkapnya.

Pengajian berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme. Para jamaah aktif mengikuti materi serta memanfaatkan sesi tanya jawab untuk memperdalam pemahaman, terutama terkait praktik bersuci dalam kehidupan sehari-hari.

Diharapkan melalui pengajian ini, jamaah Majlis Ta’lim Raudhatul Hasanah dapat meningkatkan pemahaman keagamaan dan kesiapan spiritual dalam menyambut bulan Ramadhan. Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Musliadin, staf KUA Simeulue Timur.

  • Penulis : Musliadin
  • Editor : Ridha Maulida, S.Sos

Ditulis oleh:

Tim Humas Kementerian Agama Kabupaten Simeulue.