Jakarta (Kemenag) – Penyuluh Agama KUA Kecamatan Salang, ilham Irada S.Sos mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis Fasilitator Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) Angkatan I yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia di Jakarta Pusat dari tanggal 3 sampai 6 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari penghulu dan penyuluh agama dari berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan Bimtek BRUS ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama dalam memperkuat peran aparatur Kemenag, khususnya penghulu dan penyuluh agama, dalam pembinaan remaja usia sekolah. Remaja dinilai sebagai kelompok strategis yang perlu mendapatkan pendampingan keagamaan secara berkelanjutan agar tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, serta memiliki ketahanan moral dan spiritual di tengah dinamika kehidupan sosial yang terus berkembang.
Dalam pelaksanaan Bimtek, para peserta dibekali berbagai materi strategis, antara lain penguatan Keluarga, pendekatan pembinaan remaja yang humanis dan partisipatif, pencegahan perilaku menyimpang di kalangan remaja, serta pengembangan metode komunikasi yang efektif dan kontekstual serta materi lain yang relevan dengan kegiatan BRUS. Materi-materi tersebut dirancang untuk meningkatkan kapasitas peserta agar mampu menjalankan fungsi pembinaan umat secara lebih optimal dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Melalui kegiatan ini, penghulu dan penyuluh agama diharapkan tidak hanya berperan dalam layanan keagamaan formal, tetapi juga aktif terlibat dalam pembinaan generasi muda di lingkungan sekolah dan masyarakat. Sinergi antara penghulu, penyuluh, satuan pendidikan, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci dalam membentuk generasi muda yang religius, moderat, dan berwawasan kebangsaan.
Keikutsertaan Pennyuluh Agama KUA Kecamatan Salang dalam Bimtek BRUS Angkatan I ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi penguatan program pembinaan remaja di wilayah Kabupaten Simeulue. Hasil dari kegiatan ini akan menjadi bekal penting dalam mendukung peran KUA sebagai pusat layanan keagamaan yang tidak hanya berfokus pada urusan pernikahan, tetapi juga pada pembinaan umat dan penguatan karakter generasi muda.


