Kepala KUA Simeulue Timur yang diwakili Penyuluh Agama Islam, Muhardin, S.Sos.I., menghadiri kegiatan pembinaan kelompok belajar lansia di Desa Suka Karya, Kamis 20 November 2025. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melalui Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak, Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Simeulue.
Dalam penyampaiannya, Muhardin menjelaskan bahwa Islam memberikan penghormatan tinggi kepada para lansia, termasuk perhatian khusus terhadap kondisi fisik, kesehatan reproduksi, serta aspek psikologis mereka. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai keislaman menempatkan lansia sebagai kelompok yang perlu dibimbing, dihormati, dan didampingi dengan penuh empati.
βIslam memandang orang lanjut usia dengan penuh kehormatan, sebagaimana besarnya perhatian terhadap generasi muda,β ungkapnya. Ia menambahkan bahwa tidak sedikit lansia yang menghadapi perubahan mental dan psikologis setelah memasuki masa pensiun atau perubahan status sosial tertentu, sehingga pendampingan spiritual menjadi sangat penting.
Muhardin turut menekankan bahwa penguatan dimensi spiritual dapat membantu lansia menghadapi perubahan hidup dengan lebih tenang dan bermakna. Pembinaan seperti ini diharapkan mampu memberikan semangat, wawasan, dan dukungan moral bagi para peserta dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan penguatan bagi lansia dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan, sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan, kesejahteraan, dan hak-hak lansia. Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Desa, Pendamping Desa, serta perwakilan dari berbagai lembaga terkait.
- Penulis : Musliadin
- Editor : Ridha Maulida, S.Sos
