Tidak ada anugerah yang lebih berharga bagi seorang Muslim selain menghadirkan ketenangan, kedamaian, dan keberkahan di dalam rumahnya. Nilai inilah yang menjadi ruh dalam kegiatan penyuluhan agama yang diselenggarakan KUA Kecamatan Teupah Barat di Meunasah Darul Yaqin Desa Salur, Jumat (14/11/2025).
Peserta dari Majelis Taklim Istiqomah, di bawah kepemimpinan Deli Wati, tampak memenuhi ruangan meunasah. Antusiasme para ibu majelis taklim terlihat jelas, menandakan kerinduan mereka terhadap ilmu yang dapat memperkokoh ketahanan keluarga masing-masing.
Penyuluhan menghadirkan dua pemateri, Ramiluddin, S.Sos dan Muhammad Rizki, S.Ag, yang menyampaikan materi secara komunikatif. Suasana acara dipandu dengan hangat dan terarah oleh Farida, S.Th.I selaku moderator.
Dalam pemaparannya, para penyuluh mengajak peserta menyelami makna keluarga sakinah melalui cahaya QS. At-Tahrim ayat 6. Ayat ini menegaskan tanggung jawab besar setiap Muslim: tidak hanya menjaga dirinya sendiri, tetapi juga membimbing seluruh anggota keluarga menuju keselamatan akhirat.
“Rumah adalah tempat bermula segala kebaikan. Jika keluarga kita dipenuhi ketakwaan, maka masyarakat pun akan menjadi kuat,” ungkap salah satu pemateri dalam penyampaian yang penuh semangat.
Materi disampaikan dengan ringan namun menyentuh, disertai contoh-contoh praktis mengenai membangun suasana rumah yang penuh kasih, komunikasi yang sehat antara suami istri, serta kebiasaan ibadah yang dapat diwariskan kepada anak-anak.
Para peserta tampak aktif dan menyimak dengan penuh perhatian. Sesekali mereka mengangguk, tersenyum, bahkan mencatat poin-poin pentingβmencerminkan suasana penyuluhan yang hidup, akrab, dan bermakna.
Ketua Majelis Taklim Istiqomah, Deli Wati, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
βMateri hari ini sangat menyadarkan kami bahwa membina keluarga bukan pekerjaan sehari dua hari. Ini amanah. Kami merasa mendapatkan panduan yang jelas dan mudah dipahami. Semoga ilmu ini benar-benar menjadi cahaya di keluarga kami,β ujarnya.
Penyuluhan ditutup dengan doa dan harapan besar dari tim penyuluh KUA Teupah Barat agar ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada forum ini saja, tetapi terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi KUA Teupah Barat, kegiatan penyuluhan seperti ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah nyata dalam membangun masyarakat yang kuat melalui keluarga yang harmonis, saling mendukung, dan senantiasa berada dalam naungan nilai-nilai Islam.
Penulis : Rusli Amin
(Kontributor KUA Teupah Barat)
Editor : Tim Humas Kemenag Simeulue
