Kasi PAKIS Kemenag Simeulue Hadiri Rakor Bidang PAI dan Sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta di Takengon

Aksesibilitas:
Kasi PAKIS Kemenag Simeulue Hadiri Rakor Bidang PAI dan Sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta di Takengon

Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Simeulue, Abusmar, M.Pd, bersama stafnya Mahrumin, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Program Bidang Pendidikan Agama Islam dan Sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang digelar oleh Bidang Pendidikan Agama Islam (PAI) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh.

Kegiatan yang mengusung tema β€œMencerdaskan dan Berkarakter Melalui KBC” ini berlangsung pada Rabu–Jumat, 13–15 Agustus 2025 di Bur Telege, Dataran Tinggi Tanoh Gayo, Aceh Tengah.

Pembukaan acara dilaksanakan pada Rabu sore oleh Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, MSP, yang didampingi Kepala Kankemenag Aceh Tengah, H. Wahdi MS, MA, selaku tuan rumah. Dalam sambutannya, Wabup Muchsin Hasan menegaskan pentingnya peran pendidikan dalam membentuk karakter generasi muda dan mengapresiasi kolaborasi Pemda dengan Kemenag Aceh Tengah melalui berbagai program seperti Safa Maghrib, Safari Jumat, serta inisiatif di bidang pendidikan.

Sebelumnya, Kepala Bidang PAI Kanwil Kemenag Aceh, Dr. Aida Rina Elisiva, B.Acc., MM, selaku penanggung jawab kegiatan, menyampaikan salam dari Kepala Kanwil Kemenag Aceh kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dan seluruh peserta rakor.

Pada hari kedua, Kepala Kanwil Kemenag Aceh turut hadir untuk memberikan arahan langsung kepada seluruh peserta. Dalam arahannya, Kakanwil menekankan bahwa rakor ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi lintas kabupaten/kota dan memastikan penerapan Kurikulum Berbasis Cinta berjalan optimal di lingkungan pendidikan agama Islam.

Kegiatan ini dihadiri oleh para Kasi PAI/PAKIS dari 23 kabupaten/kota se-Aceh beserta operator SIAGA/EMIS. Kehadiran perwakilan dari Kemenag Simeulue menjadi bagian dari komitmen daerah dalam mendukung kebijakan Kanwil dan mengimplementasikan kurikulum yang berorientasi pada pembentukan akhlak mulia, toleransi, dan semangat kebangsaan.

Selama tiga hari, para peserta mengikuti sesi materi, diskusi, dan workshop yang membahas strategi pengembangan PAI di sekolah dan madrasah, serta integrasi nilai-nilai cinta dalam pembelajaran.

Ridha Maulida

Ditulis oleh: Ridha Maulida

Pranata Humas pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Simeulue